[WAWANCARA] 121121 Beberapa dekade yang akan datang, saya masih ingin dianggap sebagai seorang idola

Orang-orang sering bertanya apa perbedaan antara berakting untuk drama televisi dan film layar lebar.

Ketika para aktor yang kebanyakan berakting untuk drama televisi menghadapi tantangan layar lebar, mereka dapat dengan mudah membedakan satu dengan lainnya. Dalam film layar lebar, penonton memberikan perhatian penuh kepada layar besar selama 2 jam penuh, dan setiap gerakan dari aktor akan tertangkap oleh pandangan mata mereka. Walaupun sebuah gerakan tangan pun tetap akan diperhatikan, jadi kita harus berakting dengan keseluruhan tubuh.

Karena itu, untuk Kim JaeJoong, yang telah menjadi seorang idola untuk waktu yang lama, dan juga telah memulai karirnya di bidang akting, “The Jackal is Coming” bukanlah tantangan yang mudah. Diperhitungkan, dalam “Jackal is Coming” Kim Jaejoong harus menunjukan kepada kita bahwa aktingnya lebih baik daripada yang diharapkan. Di dalam film, sang penyanyi idola, Choi Hyun merupakan karakter yg seperti terbentuk untuknya dan dengan demikian ia dapat berakting dengan alami.

“Saya belum pernah berakting di dalam film layar lebar jadi ini sulit bahkan untuk menentukan apa yang harus dilakukan. Suasana di lokasi (shooting) dan bagaimana cara (director) bekerja berbeda dgn di dalam drama televisi. Karena film ini adalah film yg berorientasi kepada skrip, kami telah mencoba mem-filmkan versi yang berbeda dan mengulangi syuting memberikan saya kesempatan bagus untuk melatih diri saya sendiri dengan mencoba akting yang bervariasi. Ada kalanya saya terkejut melihat bahwa 1 adegan bisa di filmkan sepanjang hari.”

Pada saat itu, Kim Jaejoong memiliki jadwal yg padat, shooting untuk “The jackal is coming” dan drama historikal MBC ” Time Slip Dr.Jin”. Ia hanya dapat tidur ketika perpindahan diantara 2 lokasi shooting tersebut. Untungnya, aktingnya di dalam “Dr.Jin” mendapatkan hasil yang baik. Aktingnya akan ditentukan di dalam “The jackal is coming”. Dia berkata, pada saat pertama kali ia melihat dirinya sendiri berakting, ia agak sedikit malu tetapi sekarang ia telah terbiasa dengan hal itu.

“Aku adalah jenis orang yang lebih emosional. Awalnya aku tidak terpikir bahwa aku bisa berakting, dan setelah aku melalui beberapa adegan, aku tahu bagaimana aku berakting, aku merasa malu dan menutupi wajahku dengan tanganku ketika melihat aktingku sendiri. Untuk adegan-adegan yang aku tahu aku melakukannya dengan sangat baik, aku akan melihatnya dengan sangat bangga (tertawa). Aku dapat memahami lebih banyak kesulitan dari berakting seiring dengan makin banyaknya aku berakting.”

Sebagai seorang penyanyi idola, Kim Jaejoong telah mencapai puncaknya. Sebagai bintang Hallyu, ia adalah salah satu dari yg terpopuler di luar negeri. Bagaimanapun juga, ia tetap dianggap sebagai seorang pendatang baru di bidang akting. Untuk pertanyaan, “Bidang manakah yg kamu dapat lakukan dgn lebih baik?” Kim Jaejoong memberikan jawaban yg pintar, ” Kedua bidang ini adalah bidang seni yg berbeda tipe yang kamu tidak dapat melihat mereka dari sudut pandang dan pemikiran yg sama.”

“Untuk saat sekarang, apakah itu musik atau akting, aku masih jauh dari sempurna. Karena kami tidak dapat dengan bebas melakukan aktifitas yang berkaitan dengan musik, aku masih memiliki bertahun2 untuk membuat musik. Akhir-akohr ini aku berada di dlm situasi yg memberikan kesempatan lebih banyak dalam berakting. Aku memutuskan untuk tetap mencoba di kedua bidang tersebut. Tuan Fukuyama, di Jepang, memiliki kemampuan untuk menempati posisi no.1 di kedua bidang musik dan film layar lebar. Jika aku tetap dapat mempertahankan pekerjaanku di kedua bidang tersebut dalam 10 tahun ke depan, aku yakin bahwa aku dapat menunjukan kemampuan yang lebih baik.”

Kim Jaejoong berumur 27 tahun pada tahun ini dan tahun depan, akan menjadi 10 tahun sejak ia memulai debutnya. Sejak 10 tahun yang lalu hingga sekarang, kita telah menyebutnya sebagai seorang “idola”, tetapi ia berkata bahwa ia akan senang disebut sebagai seorang “idola setelah 10tahun”.

“Merupakan sebuah hal yang menggembirakan disebut sebagai seorang idola. Disebut sebagai seorang idola artinya aku masih muda, dan masih merupakan seorang penyanyi populer yang dapat disemangati oleh gadis-gadis muda. Menjadi seorang idola memperbolehkanku untuk menerima tantangan dari bidang yg berbeda-beda. Ketika “idola” mulai memiliki konotasi yg buruk? Bukankah itu hanya “idola” dalam arti yg sederhana? Aku masih akan senang untuk menjadi “idola” 10 tahun ke depan.

Source: Sports Hankooki via YOYO0721
Translation Credit: Mandragore of JYJ3
Indonesian translations by : aLiNe_wang
Shared by: KJJ_INA

Credit: JJ DC Gall
Shared by: JYJ3 + KJJ_INA

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s