[NEWS] 130127 JYJ Kim Jae Joong berbicara tentang anggapan negatif terhadap idol yang memilih musik rock

Publik menyukai apa yang mereka sukai, karena butuh waktu bagi mereka untuk mengenali sesuatu yang baru dan menetap dengan perubahan. Inilah sebabnya mengapa para bintang, yang hidup dari cinta dan perhatian dari para penggemar, sering kali lebih banyak mendengarkan penggemar mereka dibanding dirinya sendiri.

Para idola secara khusus diletakkan di bawah standar yang ketat. Mereka sering kali diserang karena mengambil genre lain selain dance atau ballad. Contoh yang paling menonjol adalah leader H.O.T, Moon Hee Jun. Saat dia mengumumkan bahwa dia akan menjadi penyanyi rock setelah pembubaran H.O.T, banyak yang mencemooh pilihannya dan sekelompok besar anti-fans berkumpul untuk mengejek setiap gerak geriknya.

JYJ Kim Jae Joong, meskipun demikian, mengambil tantangan dan memutuskan untuk merilis solo mini album pertamanya dalam genre musik rock. Butuh waktu 10 tahun untuk membawanya ke mini album pertamanya. Karena album ini datang setelah ditunggu-tunggu sekian lama, cara ia mengungkapkan rasa hausnya akan musik yang ia suka seperti dibakar dengan gairah.

Kim Jae Joong menceritakan ceritanya melalui lagu-lagu dari album tersebut, dan dia menunjukkan bahwa dia sedang berfikir serius tentang lagu rock dengan menyusun banyak lagu. Publik menyambut ketulusannya, dan Kim Jae Joong berhasil tersenyum dengan mereka setelah menumpahkan isi hatinya melalui musik. Enews bertemu dengan penyanyi rock yang penuh dengan gairah, Kim Jae Joong.

Ini adalah solo album pertama anda dalam 10 tahun. Bagaimana cara anda merilis album anda?

“Saya telah aktif sebagai JYJ, kemudan saya mulai berakting saat anggota lain juga memulai usaha solo mereka. Saya bertemu dengan penggemar saya sebagai seorang aktor dalam waktu yang lama. Ada penggemar yang senang melihat saya berakting, tapi ada penggemar yang ingin mendengar lebih banyak musik dari kami dan merindukan suara nyanyian kami, atau mereka yang ingin melihat sesuatu yang baru dari kami. Saya datang untuk merilis album saya dengan pemikiran bahwa saya harus kembali ke musik secepat mungkin untuk mereka yang telah menanti sekian lamanya.”

Anda memilih genre rock untuk solo mini album pertama anda. Apakah anda selalu ingin mencoba lagu rock?

“Saya dibesarkan dengan mendengarkan lagu rock. Tidak dalam dan keras, tetapi saya suka meniru N.EX.T, Yoon Do Hyun Band dan Seo Taiji sunbaenim (senior). Saya sering menampilkan lagu rock pada konser-konser kami atau solo project saya. Namun, saya tidak tahu bahwa saya akan merilis mini album pertama saya dalam genre rock.

Anda memproduksi album tersebut dengan vokalis Sinawi, Kim Bada. Bagaimana kalian bisa bekerja sama?

“Saya bisa tahu tentang Kim Bada sunbaenim secara kebetulan. Saya meminta padanya [untuk bekerja dengan saya] karena dia adalah vokalis dari sebuah band legendaris, dan karena saya mendengar lagu-lagunya yang sangat bagus. Pertama dia menulis One Kiss untuk saya, dan saya hanya bisa katakan bahwa ini adalah ‘keren’. Saya suka bahwa lagu ini tergabung dari beberapa sesi, melodi dan perasaan hati yang tidak dapat ditemukan dalam lagu-lagu Korea yang lain, dan saya merasa puas karena lagu ini mirip sekali dengan suara Sinawi yang kuat namun memberi perasaan seperti ingin melamun.”

Kim Bada tidak hanya menulis ‘One Kiss’, tapi juga ‘Mine’, single promosi dari album. 

“[Kim] Junsu terus bertanya pada saya apa yang saya pikirkan tentang bernyanyi dalam gaya seperti itu dari Maze, sebuah lagu yang saya nyanyikan di Jepang. Saya meminta sebuah lagu pada sunbaenim dengan ketukan yang lebih cepat, dia berkata ‘saya mengerti’, dan kemudian dia datang dengan Mine hanya dalam waktu dua hari. Dia adalah yang terbaik.”

Anda pasti merasa sangat puas dengan hasilnya.

“Ini keren. Ini sangat keren. Saya masih tidak bisa percaya bahwa ini adalah suara saya yang bernyanyi dalam One Kiss (tertawa).”

Bagaimana reaksi [Park] Yoo Chun pada album rock anda?

“Yoo Chun sedang mempersiapkan diri untuk acara media di China saat One Kiss dirilis. Saya mengirim lagu itu padanya dan dia bilang bahwa dia minum-minum setelah mendengarkan lagu itu. Saya kira itu adalah lagu yang membuat anda merasa seperti sedang minum-minum. (tertawa).”

“Junsu benar-benar menyukai Mine. Dia mendengarkan itu dan terus bekata, ‘Oh~ Good, good, good.’ Seperti yang saya katakan, Junsu terus mendorong untuk perasaan yang sama jadi dia berkata bahwa lagu itu keren, karena lagu itu sesuai dengan apa yang ia inginkan. ”

Anda pasti merasa khawatir tentang memilih musik rock. Publik tampaknya merasa canggung saat penyanyi idola mencoba sesuatu yang baru, terutama rock.

“Itulah apa yang sulit tentang hal itu. Jika anda berpikir tentang itu dalam hal akting, seorang aktor yang akan muncul di bagian komedi ketika dia lebih banyak muncul dalam bagian roman akan merasa takut. Ini akan terasa sama untuk seorang penyanyi, yang hanya menyanyi untuk bagian dance atau ballad, pergi menjadi rock. Karena saya takut, saya bertujuan untuk rock dan tidak mencoba untuk memasukkan gaya yang lain yang saya kuasai. Saya hanya ingin memasukkan suara saya dalam bagian rock tradisional.”

Apa maksud anda, anda tidak mencoba untuk memasukkan gaya lain yang anda kuasai?

“Karena saya akan meletakkan banyak hal yang dipertaruhkan dengan usaha baru saya, saya merasa saya harus melakukan sesuatu yang saya kuasai juga guna membuatnya tidak terlalu menakutkan. Namun, saya merasa bahwa saya akan membuat musik lebih sulit untuk dimengerti, jadi saya hanya menanyi dalam tradisional rock. Terutama saya meminta bantuan dari mereka yang bekerja dalam genre rock.”

Bagaimana Kim Bada bisa berkata bahwa anda harus bereaksi terhadap setiap kritik tentang anda karena menjadi seorang idola yang mencoba rock?

“Saat anggota grup idola mencoba area baru, sebagian besar penggemar dari suatu genre sering kali menyambut mereka dengan prasangka/kecurigaan. Saya khawatir karena saya adalah bagian dari sebuah grup jugam dan saya pikir dia tau. Dia mencoba untuk mengatur emosi dan vokal secara teratur sehingga cocok dengan rock tradisional. Saya lebih banyak bernyanyi dalam suara yang rapuh, tapi saya berteriak dan bernyanyi dengan suara yang padat dan serak untuk One Kiss. Dia berkata pada saya bahwa sangat baik untuk mencoba metode vokal baru diluar metode K-Pop yang asli.”

Bagaimana anda memilih lima lagu dalam album anda?

“Lagu yang saya tulis sebelumnya lebih banyak R&B dan K-Pop, jadi saya menginginkan bantuan dari musisi rock saat ini. Saya menginginkan banyak bantuan dari mereka yang menulis lagu dan juga anggota dari grup band rock. Saya ingin banyak belajar tentang rock dan lebih mengerti tentang ini. Saya mengarang sendiri lagu Healing for Myself dan All Alone, tapi untuk yang lainnya, saya menggunakan lagu dari Jeon Hae Sung sunbaenim dan Kim Bada sunbaenim.”

Bagaimana anda memilih ‘Mine’ sebagai single promosi?

“Saya banyak berfikir tentang itu. Saya pikir One Kiss akan lebih menarik untuk publik, tapi Mine adalah lagu yang unik. Melodi dan session sangat cocok sebagai single promosi dari solo album saya yang bertema rock. Saya memilih Mine karena saya butuh sebuah music video untuk single promosi, dan saya pikir video dibutuhkan untuk membuat dampak besar.”

Photo credit: C-JeS Entertainment
Reach reporter Choi Eunhwa on Twitter @silvercandy88!

Credit: Enewsworld
Bahasa Translation & Shared by: KJJ_INA


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s